Minggu, 19 Desember 2010

TEORI-TEORI MANAJEMEN


TEORI-TEORI MANAJEMEN

Ilmu manajemen merupakan suatu ilmu yang berkembang sekitar abad 19. pada saat itu sudah mulai terdapat tulisan-tulisan mengenai manajemen, sepeti John Robert Beishline dalam memecahkan masalah-masalah manajemen yang digolongkan menjadi tiga (3) golongan, yaitu:
  1. Manajemen konvensional
  2. Manajemen sistematis
  3. Manajemen sebagai ilmu

Secara umum, sejarah perkembangan teori manajemen dapat dilihat sebagai berikut:
Periode Waktu
Aliran Manajemen
Kontributor
1. 1870 – 1930
Manajemen Ilmiah
Frederick W. Taylor , Robert Owen, Charles Babbage, Frank & Lillian Gilbert, Henry Gantt, Harington Emerson
2. 1900 – 1940
Teori Organisasi Klasik
(Teori Transisi)
Henry Fayol, Jame D. Mooney, Mary Parker Follett, Herbert Simon, Chester I. Barnard
3. 1930 – 1940
Hubungan manusiawi
(Aliran Perilaku)
Hawthorne Studies, Elton Mayo, Fritz Roethlisberger, Hugo Munsterberg
4. 1940 – sekarang
Manajemen Modern
(Manajemen sebagai ilmu)
Abraham Maslow, Chris Argyris, Mc. Gregor, Edger Schein, David Mc. Clelland, Robert Bake & Jane, Mouton, Ernest Dale, Peter Drucker, Dsb. Serta ahli-ahli Operation research (management science)
           
Gambar 4.1
Perkembangan Teori Manajemen

Dari gambar di atas, dapat diuraikan bahwa evolusi teori manajemen mempunyai tiga aliran, yaitu:
1.      Aliran Manajemen Klasik, yang terdiri dari teori manajemen ilmiah (scientific management) dan teori organisasi klasik.
2.      Aliran perilaku (behavioral school), yang terdiri dari Gerakan Hubungan Manusiawi dan Pendekatan secara Ilmiah.
3.   Aliran Ilmu Manajemen (Management Science atau disebut juga Operation Research), yang telah menggunakan analisis dengan model-model matematik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar